Minggu, 05 Maret 2017

KaMaGaCa, Tingkatkan Minat Baca Anak

SEJUMLAH siswa SD Gagas Ceria saling menukar buku saat acara "Kaiaan Maca Gagas Ceria" Jalan Malabar, Kota Bandung, Kamis, 3 Maret 2017. Kegiatan tersebut sebagai upaya kampanye kepada anak untuk mencintai dan meningkatkan minat membaca.(pikiran-rakyat.com)

SEJUMLAH siswa SD Gagas Ceria saling menukar buku saat acara “Kaiaan Maca Gagas Ceria” Jalan Malabar, Kota Bandung, Kamis, 3 Maret 2017. Kegiatan tersebut sebagai upaya kampanye kepada anak untuk mencintai dan meningkatkan minat membaca.(pikiran-rakyat.com)

TEKNOLOGI internet berpengaruh besar pada penurunan minat baca pada anak. Fokus anak yang terlalu banyak memainkan gadget membuat mereka perlahan melupakan budaya membaca buku.

Wakil Kepala Sekolah non-Akdamik GagasCeria, Iya mengatakan, minat baca anak perlu didorong dengan stimulasi kegiatan yang mendorong mereka lebih dekat dengan buku. “Buku itu jendela ilmu. Tapi anak-anak zaman sekarang terlalu fokus dengan gadget mereka. Melihat minat baca anak-anak turun selama satu semester terakhir, GagasCeria akhirnya membuat acara KaMaGaCa ini,” ujarnya ketika ditemui pada puncah kegiatan KaMaGaCa, Jumat, 3 Maret 2017.

Dia menjelaskan, KaMaGaca merupakan kegiatan literasi mulai dari pembacaan dongeng, bazaar buku, Art Fair, hingga Sumbang Buku. Pada acara yang berlangsung sepanjang Februari tersebut juga terdapat kegiatan readthon atau membaca buku bersama, senam KaMaGaCa, dan tukar buku di area parkir SD GagasCeria.

“Selain itu, disamping merayakan satu hari sebagai hari buku, kami membuat bulan Februari menjadi bulan buku,” ujarnya.

Meskipun berlangsung di lingkungan sekolah GagasCeria, Iya menjelaskan, masyarakat umum juga dapat ikut mengunjungi dan menikmati kegiatan tersebut. Diantaranya seperti melihat karya anak-anak GagasCeria dalam kegiatan Artfair.

“Seminggu ini sekolah lain juga banyak yang berkunjung untuk melihat karya dari anak-anak”.

Lebih lanjut, ia menuturkan, kontribusi GagasCeria lainnya untuk membantu meningkatkan minat baca masyarakat adalah dengan membuat perpustakaan umum. Perpustakaan yang sedang dalam tahap renovasi itu rencananya akan diisi oleh 14.000 buku yang dapat dibaca oleh masyarakat luas.

Selain itu, pada program Sister School, GagasCeria mengundang sekolah-sekolah lain seperti Paud untuk berkegiatan di perpustakaan GagasCeria dan mendapatkan sumbangan buku untuk menambah koleksi buku.

Dengan program dan bulan buku ini, GagasCeria juga ikut mendukung program pemerintah Kota Bandung yang berencana membuat Bandung menjadi kota buku sejagat. Dan yang paling penting adalah untuk membuat minat membaca anak lebih meningkat.

“Tujuan kami adalah menjadikan buku sebagai bagian dari diri anak-anak karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai buku-buku tidak terjamah dan digantikan oleh gadget,” ucapnya.(pikiran-rakyat.com)



from Siap Belajar http://ift.tt/2msZ3DC
via IFTTT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar