Rabu, 19 April 2017

Kemendikbud Salurkan Bantuan Alat Kesenian RP 19,8 Miliar

Alat musik karawitan.(kemdikbud.go.id)

Alat musik karawitan.(kemdikbud.go.id)

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan alat kesenian senilai Rp 19,8 miliar untuk menyukseskan program pendidikan karakter melalui sektor kebudayaan. Bantuan tersebut akan disalurkan ke sebanyak 220 sekolah di 31 provinsi. Masing-masing sekolah mendapatkan seperangkat alat kesenian tradisional dan modern senilai Rp 90 juta.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menyatakan, bantuan dana tersebut untuk pengadaan alat-alat kesenian daerah seperti gamelan dan angklung. Menurut dia, dengan memiliki alat kesenian sendiri, setiap sekolah diharapkan mampu merangsang para siswanya untuk menumbuhkan kesadaran cinta terhadap budaya bangsa.

“Sehingga generasi muda Indonesia lebih cerdas dan memiliki cita rasa artistik yang tinggi. Anak bangsa menjadi lebih berkarakter. Dana tersebut bisa juga dipergunakan untuk pengeadaan alan kesenian modern,” ucap Hilmar di Kantor Kemendibud, Jakarta, Rabu, 19 April 2017.

Ia menuturkan, semua sekolah penerima bantuan wajib merawat dan memaksimalkan alat kesenian yang diberikan. Ia menegaskan, sekolah yang belum menerima bantuan seperangkat alat kesenian tersebut bisa mempergunakannya.

“Sekolah yang mendapat bantuan harus berbagi dengan sekolah lain. Sarananya bisa dipakai bergantian, setidaknya agar akses sekolah yang belum mendapat bantuan bisa menikmati alat kesenian. Prinsipnya gotong royong,” katanya

Direktur Kesenian Ditjen Kebudayaan Kemedikbud Restu Gunawan menjelaskan, sebanyak 220 sekolah yang mendapat bantuan tersebut setara dengan 10 persen dari total 1.750 berkas pengajuan proposal yang masuk ke Kemendikbud. Menurut dia, sebelumnya pemerintah juga telah menyalurkan bantuan serupa untuk 4.000 sekolah negeri dan swasta. “Jadi 220 sekolah ini bantuan yang keenam kalinya,” ucap Restu.

Ia mengatakan, selain menyedian perangkat alat kesenian, pemerintah juga akan memberikan pelatihan kepada 220 kepala sekolah mengenai teknis pengadaan serta penggunaan alat kesenian. Penyaluran bantuan ditargetkan rampung pada akhir Mei 2017.(pikiran-rakyat.com)



from Siap Belajar http://ift.tt/2pDZUTK
via IFTTT

Tidak ada komentar:

Alat musik karawitan.(kemdikbud.go.id)

Alat musik karawitan.(kemdikbud.go.id)

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan alat kesenian senilai Rp 19,8 miliar untuk menyukseskan program pendidikan karakter melalui sektor kebudayaan. Bantuan tersebut akan disalurkan ke sebanyak 220 sekolah di 31 provinsi. Masing-masing sekolah mendapatkan seperangkat alat kesenian tradisional dan modern senilai Rp 90 juta.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menyatakan, bantuan dana tersebut untuk pengadaan alat-alat kesenian daerah seperti gamelan dan angklung. Menurut dia, dengan memiliki alat kesenian sendiri, setiap sekolah diharapkan mampu merangsang para siswanya untuk menumbuhkan kesadaran cinta terhadap budaya bangsa.

“Sehingga generasi muda Indonesia lebih cerdas dan memiliki cita rasa artistik yang tinggi. Anak bangsa menjadi lebih berkarakter. Dana tersebut bisa juga dipergunakan untuk pengeadaan alan kesenian modern,” ucap Hilmar di Kantor Kemendibud, Jakarta, Rabu, 19 April 2017.

Ia menuturkan, semua sekolah penerima bantuan wajib merawat dan memaksimalkan alat kesenian yang diberikan. Ia menegaskan, sekolah yang belum menerima bantuan seperangkat alat kesenian tersebut bisa mempergunakannya.

“Sekolah yang mendapat bantuan harus berbagi dengan sekolah lain. Sarananya bisa dipakai bergantian, setidaknya agar akses sekolah yang belum mendapat bantuan bisa menikmati alat kesenian. Prinsipnya gotong royong,” katanya

Direktur Kesenian Ditjen Kebudayaan Kemedikbud Restu Gunawan menjelaskan, sebanyak 220 sekolah yang mendapat bantuan tersebut setara dengan 10 persen dari total 1.750 berkas pengajuan proposal yang masuk ke Kemendikbud. Menurut dia, sebelumnya pemerintah juga telah menyalurkan bantuan serupa untuk 4.000 sekolah negeri dan swasta. “Jadi 220 sekolah ini bantuan yang keenam kalinya,” ucap Restu.

Ia mengatakan, selain menyedian perangkat alat kesenian, pemerintah juga akan memberikan pelatihan kepada 220 kepala sekolah mengenai teknis pengadaan serta penggunaan alat kesenian. Penyaluran bantuan ditargetkan rampung pada akhir Mei 2017.(pikiran-rakyat.com)



from Siap Belajar http://ift.tt/2pDZUTK
via IFTTT